TIPS MERANCANG HOME THEATER  

Home_Theatre 2

Home theater bukan hanya  soal menonton  film tapi merupakan pengalaman menyatu dalam  aksi film tersebut. Hal ini tak mungkin bisa dilakukan tanpa terciptanya atmosfir dari suara dan efek surround yang bersumber dari penempatan speaker yang tepat.

Sound system home theater setidaknya membutuhkan 5 speaker depan kiri, kanan dan tengah, dan dua buah surround, speaker keenam  biasa-nya  disebut subwoofer. Konfigurasi ini  lazimnya disebut  susunan  5.1. Konfigurasi  lain  yang lebih canggih  bisa terdiri  dari enam (6.1) atau tujuh speaker (7.1) yang bisa menghasilkan  efek yang lebih  penuh dan nyata. Surround sound menggabungkan berbagai efek suara yang diha- silkan oleh sumber yang berbeda dan berasal dari posisi tertentu  di ruangan Anda. Penempatan speaker yang tepat akan  membantu  menciptakan atmosfir yang  diinginkan. Tapi  harap diingat, ada  terlalu banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Speaker yang berbeda memiliki  ka- rakteritik respons yang berbeda juga, sementara  akustik  ruangan  tak sama di setiap ruangan. Jadi, meskipun Anda mengetahui cara menempatkan speaker yang tepat, yang paling penting akhirnya adalah bagai- mana suara terdengar di telinga Anda. Speaker Center Langkah  pertama  mempersiapkan  penempatan  speaker home  theater Anda adalah menentukan posisi speaker tengah. Fungsi dari center speaker  sendiri adalah sebagai anchor dari dialog dan suara yang berasal  dari layar lainnya, sehingga biasanya posisinya tergantung pada posisi TV anda Anda. Dengan kata lain,  ketika Anda  sudah  menentukan  tempat  TV, Anda tak punya banyak pilihan, tinggal mengatur posisi speaker kanan dan kiri agar suara yang berasal dari kedua speaker ini bisa berpadu dengan suara yang berasal dari kanal tengah (center speaker).

  • Tweeter center speaker harus berada pada ketinggian telinga ketika duduk. Karena itulah sebaiknya ditempatkan di atas pesawat televisi pada setting proyeksi depan.
  • Jika ditempatkan langsung di atas atau sedikit di bawah layar televisi, pastikan arah bagian depan speaker sejajar dengan televisi. Hal ini untuk mencegah pantulan suara yang tak diinginkan dari lemari TV Anda.
  • Arahkan center speaker langsung ke area pendengaran utama.
  • Center speaker harus sama jaraknya dengan posisi dengar pada speaker depan kanan dan kiri. Speaker Depan Kiri dan KananSpeaker Depan Kiri dan  Kanan menyalurkan suara musik dan efek pada sistem home theater. Tugas utamanya adalah memberikan gambaran suara yang fokus dan detail.     Penempatan yang tepat speaker ini penting untuk menciptakan panggung suara yang lebar dan realistik.
  • Speaker depan kanan dan kiri harus ditempatkan pada jarak yang sama di samping pesawat televisi. Untuk hasil yang terbaik, kedua speaker ini harus ditempatkan setidaknya terpisah sejauh enam kaki.
  • Atur agar ketiga speaker depan utama ini, kanan, kiri dan tengah jaraknya sama jauhnya dari posisi duduk.
  • Atur ketinggiannya agar sama dengan ketinggian center speaker. Ketiga tweeter inipun harus mendekati ketinggian telinga ketika duduk, perbedaannya di antara ketiganya tak boleh lebih dari 30 cm. Speaker Surround Berlainan dengan fungsi speaker depan, fungsi speaker surround di home theater adalah untuk menciptakan atmosfir suara yang tak bisa ditentukan asalnya yang menyelubungi penonton. Sehingga penonton benar-benar merasa berada dalam aksi seru film yang ditonton.
  • Speaker surround idealnya ditempatkan di belakang tempat duduk penonton.
  • Penempatan di dinding samping juga bisa dilakukan, hal ini membantu menciptakan panggung suara di seluruh area dengar penonton. Jika tidak memungkinkan Anda bisa menggunakan sandaran speaker yang sesuai ·Tempatkan speaker sejauh 2 sampai 3 kaki jauhnya di atas ketinggian telinga ketika dalam posisi duduk, hal ini akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan.
  • Bila menggunakan sistem 5.1 dan 7.1, distribusikan posisi speaker surround di dinding samping dan belakang. Hal ini akan semakin meningkatkan efek yang dihasilkan Subwoofer
    Menempatkan subwoofer membutuhkan banyak perhatian Anda, karena suara frekuensi rendah datangnya harus tidak secara langsung dari sumber suara untuk bisa menciptakan atmosfir yang diharapkan.Maksudnya, telinga harus tak bisa mendeteksi dari arah mana suara bass berasal. Jika Anda bisa menduga posisi subwoofer ketika mendengar musik atau menonton film, artinya sound level subwoofer Anda terlalu tinggi.Biasanya, subwoofer harus ditempatkan langsung di lantai, namun ada beberapa tips yang bisa membantu Anda meningkatkan respons bass di ruang home theater Anda.
  • Suara bass biasanya tergantung pada penempatan subwoofer di dalam ruangan. Menempatkan subwoofer dekat dinding atau di dekat sudut akan semakin meningkatkan respons bass. Hal ini akan membantu sistem yang kurang kuat respons bassnya.
  • Namun di pihak lain, penempatan ini juga akan menciptakan suara bass yang tak terkendali. Sehingga posisi idealnya adalah keseimbangan antara jumlah output bass dan kualitas suara bass yang dihasilkan.
  • Untuk home theater yang berukuran besar, pendekatan yang terbaik adalah menempatkan dua buah subwoofer, satu di depan dan satu lagi di belakang ruangan. 

Bagi anda yang ingin memesan peredam suara ruangan home theatre kami menyediakan peredam suara ruangan dengan bahan peredam healthywool yang menyehatkan.

Kami sudah memasok dan mengirim ke suluruh kota di nusantara Indonesia antara lain Sabang, Aceh, Medan, Riau, Palembang, Padang, Solok, Tanjung, Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Kerawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Gerobogan, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Purwodadi, Rembang, Tuban, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Magelang, Pekalongan, Salatiga, Surakarta, Tegal, Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makasar, Manado, Palu, Kendari, Bitung, Gorontalo, Palopo, Baubau, Parepare, Kotamobagu, Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, Tabanan, Denpasar, Kupang, Bima, Lombok, Sumbawa, Mataram, Flores, Jayapura, Marauke, Nabire, Mimika, Sumatra, DKI, DIY Yogya, Jogja, Yogyakarta, Madura, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Ntt, Ntb, Madura, Papua, Sleman, Wates, Gunungkidul, Purworejo, Bantul, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Irian Jaya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, Tanjung Selor, Solo.

One Comment:

  1. Hello blogger, if you need content for your
    website or for tier1 contextual backlinks you should read about Stoonkels Rewriter – it is very useful
    online tool, just google it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>